Seluruh Indonesia
Ubah Lokasi
  • Artikel

Cari

Tampilkan Artikel

Ojo Dibandingke

U.P. Sutta Vijaya Henry Gunawan Chandra

Jum'at, 26 Agustus 2022

MBI

Wong ko ngene kok dibanding-bandingke, Saing-saingke yo mesti kalah
Tak oyako aku yo ora mampu, Mung sak kuatku mencintaimu..
(
Orang begini kok dibanding-bandingkan, dipersaingkan ya pasti kalah,
Dipaksain juga aku tak mampu, hanya sekuatku mencintaimu)


Menurut Master Zen Thich Nhat Hanh, bahkan ada 3 kompleks, yakni kompleks superioritas / tinggi hati, kompleks inferioritas / rendah diri dan  kompleks kesetaraan.  Menurut Beliau, jika kita berpikir kita lebih unggul dari orang lain, maka kita sakit.  Dan dasar dari penyakit itu adalah ilusi diri kita sendiri.  Diri kita yang “lebih baik”.  Dan banyak dari kita yang berjuang untuk membuktikan kita lebih baik; bahwa kita jauh lebih berkuasa dari mereka; bahwa kita jauh lebih pintar dari mereka.

Harga diri yang rendah, inferioritas, adalah penyakit lain.  Anda berkeliling lingkaran.  Karena penderitaan yang berasal dari kompleks inferioritas juga lahir dari ilusi terhadap diri yang terpisah.  Tiga pohon zaitun dari akar yang sama, tidak memiliki keberadaan yang terpisah.

Dan jika anda menganggap diri anda ‘setara’ dengan yang lain, itu juga penyakit.  Karena itu mengasumsikan bahwa ada yang namanya diri, dan menciptakan perbandingan dan persaingan; “Saya sebaik anda.  Saya akan membuktikannya”.

Menurut ajaran Buddha, tidak ada yang dinamakan “Diri”.  Jadi anda tidak dapat membandingkan; tidak ada yang bisa dibandingkan.  Tangan kanan dan tangan kiri tidak memiliki diri yang terpisah.  Itu sebabnya anda tidak dapat membandingkan.  Dan anda tidak boleh membandingkan.  Itulah sebabnya anda tidak menderita. (https://plumvillage.app/thich-nhat-hanh-on-discrimination-and-complexes/)

Jadi kesimpulannya, kita harus belajar untuk hidup menerima kondisi kita sekarang dan mensyukurinya.  Bukan sibuk mencari perbandingan dengan pihak lain.  Satu-satunya yang baik untuk kita lakukan adalah membandingkan diri kita sekarang dengan diri kita sebelumnya.  Kita tahun ini harus lebih baik dari kita tahun lalu, kita bulan ini harus lebih baik dari kita bulan lalu, kita hari ini harus lebih baik dari kita kemarin. 

Jadi semangatnya adalah improving, menjadikan diri kita bertumbuh dari waktu ke waktu.  Ada empat aspek yang bisa kita tingkatkan dari waktu ke waktu, yakni aspek kesehatan, aspek keuangan, aspek relasi-emosional / hubungan dengan orang lain, dan aspek spiritual.

Jadi, Ojo di bandingke yo..

Daftar pustaka :
Social Comparison Theory | Psychology Today
https://www.markalanwilliams.net/post/2018/06/28/comparison-is-the-thief-of-joy-theodore-roosevelt
https://plumvillage.app/thich-nhat-hanh-on-discrimination-and-complexes/


Share:

Komentar (0)

Belum ada Komentar.

Ubah Filter Konten
Informasi

Silakan Masuk dengan menggunakan aplikasi Android/IOS