KOPI TOLERANSI
KOPI TOLERANSI VOL.3 MERAJUT HARMONI DALAM TOLERANSI
SEKBER PMVBI (Pemuda Buddhayana), WBI, MBI, Sagin
Selain dihadiri sekitar 1.000 peserta dari berbagai latar belakang agama, suku, organisasi kemasyarakatan, akademisi, mahasiswa, dan masyarakat umum, Kopi Toleransi Vol. 3 juga mendapat dukungan dari unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua Barat dan Forkopimda Kabupaten Manokwari. Kehadiran para pimpinan daerah tersebut menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam menjaga stabilitas, kerukunan, dan persatuan di Papua Barat melalui penguatan dialog lintas agama.
Acara yang menghadirkan Ustadz Dr. H. Das'ad Latif dan Y.M. Bhante Dhirapunno Thera sebagai narasumber, serta dipandu oleh Dr. Dr. (H.C.) Ponijan Liaw, M.Pd., CSM®, berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Para peserta mengikuti setiap sesi dengan antusias, mulai dari penyampaian materi hingga dialog interaktif yang membahas pentingnya membangun kehidupan bermasyarakat yang saling menghormati di tengah keberagaman.
Untuk menjangkau masyarakat yang lebih luas, Kopi Toleransi Vol. 3 juga disiarkan secara live streaming ke seluruh Indonesia melalui YouTube Channel Buddhayana TV dan akun TikTok @buddhist_story. Siaran langsung ini memungkinkan masyarakat dari berbagai daerah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan secara daring, sekaligus menyebarluaskan pesan-pesan perdamaian dan persaudaraan kepada khalayak yang lebih luas.
Ketua Panitia, Supriadi Marthaen, menyampaikan bahwa pemanfaatan platform digital merupakan bagian dari komitmen panitia agar semangat toleransi tidak hanya dirasakan oleh peserta yang hadir di lokasi, tetapi juga dapat menginspirasi masyarakat di berbagai penjuru Indonesia.
"Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa perbedaan bukanlah penghalang untuk bersatu. Justru keberagaman adalah kekuatan bangsa yang harus terus dirawat melalui dialog, saling menghormati, dan kerja sama lintas agama maupun lintas budaya," ujarnya.
Selama siaran berlangsung, masyarakat dari berbagai daerah turut memberikan apresiasi melalui kolom komentar pada kanal YouTube maupun TikTok. Banyak di antaranya berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai ruang bertemu dan berdialog untuk memperkuat nilai-nilai kebangsaan.
Melalui penyelenggaraan Kopi Toleransi Vol. 3, panitia berharap kegiatan ini menjadi gerakan bersama yang mampu memperkokoh semangat Bhinneka Tunggal Ika, mempererat persaudaraan antarumat beragama, serta memperkuat sinergi antara pemerintah, tokoh agama, akademisi, dan seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan Papua Barat yang damai, harmonis, dan sejahtera.