Seluruh Indonesia
Ubah Lokasi
  • Berita
  • Home
  • /
  • Berita
  • /
  • PD MBI Bengkulu menyerahkan Tanda Cinta Kasih Pandita dalam Rangkaian Hari Tri Suci Waisak 2570 BE / 2026

Cari

Tampilkan Berita

Penyerahan Tanda Cinta Kasih Pandita dalam Rangkaian Hari Tri Suci Waisak 2570 BE / 2026

PD MBI Bengkulu menyerahkan Tanda Cinta Kasih Pandita dalam Rangkaian Hari Tri Suci Waisak 2570 BE / 2026

PD MBI Provinsi Bengkulu

Minggu, 31 Mei 2026

MBI

noname


Vihara Buddhayana Bengkulu – Dalam rangka memperingati Hari Tri Suci Waisak 2570 BE / 2026, Pengurus Daerah Majelis Buddhayana Indonesia (MBI) Provinsi Bengkulu memberikan Tanda Kasih kepada para Pandita Buddhayana sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian, dedikasi, dan kontribusi mereka dalam membina umat Buddha serta mengembangkan Dharma di Provinsi Bengkulu.


noname

Kegiatan penyerahan Tanda Kasih Pandita dilaksanakan pada saat Puja Bakti Detik-Detik Waisak 2570 BE yang berlangsung khidmat di Vihara Buddhayana Bengkulu. Tanda kasih tersebut diserahkan secara langsung oleh Bhikkhuni Bhadra Adhi Citta kepada tujuh Pandita Buddhayana yang telah menunjukkan komitmen dan keteladanan dalam pelayanan keagamaan..

Adapun penerima Tanda Kasih Pandita tahun ini adalah:

  1. U.P. Sangkapo Putra Sunli
  2. U.P. Chandra Metta
  3. U.P. Sukma Dewi Mo Foe Lan
  4. U.P. Indra Johny
  5. U.P. Muditha Wati Herwani
  6. U.P. Sila Kumari Suwarti
  7. U.P. Dharma Prabu Yulius Adinata
noname

noname

noname

noname

noname

noname

noname

Penyerahan Tanda Kasih ini merupakan wujud penghormatan dan ungkapan terima kasih atas dedikasi para pandita yang selama ini telah melayani umat dengan penuh ketulusan, membimbing kegiatan keagamaan, serta turut menjaga dan mengembangkan nilai-nilai luhur Buddhadharma di tengah masyarakat umat.

Pengurus Daerah MBI Provinsi Bengkulu berharap penghargaan ini dapat menjadi penyemangat bagi para pandita untuk terus berkarya dan mengabdi demi kemajuan Buddha Dharma. Selain itu, apresiasi ini juga diharapkan dapat menginspirasi generasi penerus untuk meneladani semangat pelayanan, pengorbanan, dan cinta kasih yang telah ditunjukkan oleh para pandita Buddhayana.

Momentum Waisak yang mengangkat tema "Menebar Cinta, Menumbuhkan Damai" menjadi pengingat bahwa setiap bentuk pengabdian yang dilakukan dengan ketulusan merupakan praktik nyata dari ajaran Buddha. Semoga jasa kebajikan yang telah dilakukan oleh para pandita membawa manfaat bagi banyak makhluk serta mendukung terwujudnya kehidupan yang harmonis, damai, dan penuh kasih sayang.

noname

Share:

Komentar (0)

Belum ada Komentar.

Ubah Filter Konten
Informasi

Silakan Masuk dengan menggunakan aplikasi Android/IOS