Seluruh Indonesia
Ubah Lokasi
  • Berita
  • Home
  • /
  • Berita
  • /
  • RIBUAN UMAT BUDDHA IKUTI PERAYAAN TRI SUCI WAISAK 2570 TB/2026 DI CANDI SEWU

Cari

Tampilkan Berita

Candi Sewu

RIBUAN UMAT BUDDHA IKUTI PERAYAAN TRI SUCI WAISAK 2570 TB/2026 DI CANDI SEWU

MBI

Rabu, 03 Juni 2026

SEKBER PMVBI (Pemuda Buddhayana), SIDDHI, WBI, Wulan Bahagia, Sekber Yabuddhi, MBI, Sagin

KLATEN — Ribuan umat Buddha dari berbagai daerah memadati kawasan Candi Sewu, Klaten, Jawa Tengah, dalam rangka Perayaan Tri Suci Waisak 2570 TB/2026 yang diselenggarakan oleh Keluarga Buddhayana Indonesia. Perayaan berlangsung khidmat, penuh kedamaian, sekaligus menjadi momentum mempererat persaudaraan dan menumbuhkan semangat cinta kasih universal.


noname

Sekitar 5.000 umat Buddha hadir mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang dipusatkan di kompleks Candi Sewu. Perayaan diawali dengan prosesi Kirab Agung “Maitri Prajna Yatra” yang bermakna “Kebijaksanaan Menuju Cinta Kasih Transenden” dari Candi Plaosan menuju Candi Sewu. Ratusan anggota Sangha bersama ribuan umat Buddha berjalan khidmat mengikuti kirab. Kirab tersebut menjadi simbol perjalanan spiritual manusia dalam menumbuhkan kebijaksanaan dan cinta kasih untuk mencapai kedamaian batin.
noname
Suasana religius semakin terasa ketika rombongan kirab tiba di pelataran Candi Sewu. Acara dilanjutkan dengan penyalaan lilin pancawarna oleh para anggota Sangha sebagai simbol cahaya kebijaksanaan yang menerangi kehidupan umat manusia. Setelah itu, pembacaan sutra dipimpin oleh Y.M. Nyanamaitri, Mahasthavira yang diikuti seluruh umat dengan penuh keyakinan.

Rangkaian pra acara kemudian diisi dengan berbagai penampilan seni dan budaya Buddhis dari sejumlah vihara serta penampilan dari STIAB Smaratungga yang semakin menambah semarak perayaan Waisak tahun ini.

noname

noname

Memasuki acara inti, sambutan disampaikan oleh Ketua Panitia, Ketua Umum Majelis Buddhayana Indonesia (MBI), serta Ketua Umum Sangha Agung Indonesia dan terkahir oleh Dirjen Bimas Buddha yang diwakili oleh Nyoman Suriadarma S.Pd., M.Pd., M.Pd.B. 

Puncak acara dilanjutkan dengan puja bakti detik-detik Waisak yang dipimpin oleh U.P. Kusalaviryo Mujiyanto. Dalam suasana hening dan penuh keyakinan, umat Buddha bersama-sama melantunkan paritta menyambut momen suci Waisak yang memperingati tiga peristiwa agung kehidupan Buddha Gautama, yakni kelahiran, pencapaian penerangan sempurna, dan Parinibbana.

noname

Setelah puja bakti, tibalah waktu untuk menyambut detik-detik Waisak yang dibimbing oleh Y.M. Khemacaro, Mahathera. Rangkaian perayaan ditutup dengan Dhammadesana oleh Y.M. Nyanasuryanadi, Mahathera. Dalam uraian Dhammanya, beliau menekankan bahwa penerangan sempurna yang dicapai oleh Pertapa Gautama menunjukkan bahwa penderitaan dapat diakhiri melalui kebijaksanaan.

“Penerangan sempurna Pertapa Gautama menunjukkan bahwa penderitaan dapat diakhiri melalui kebijaksanaan. Di candi ini mengajarkan bagaimana Manjusri memotong semua penderitaan dengan kebijaksanaan yang digambarkan dan disimbolkan seperti pedang. Untuk itu kita sebagai manusia yang memiliki kekuatan dan potensi, mampu menempatkan diri pada potensi kita masing-masing. Di sinilah kita mampu memotong berbagai kesulitan dan memunculkan pemahaman dalam diri kita, karena semua berubah,” jelasnya.

Perayaan Tri Suci Waisak 2570 TB/2026 di Candi Sewu tidak hanya menjadi peringatan keagamaan semata, namun juga menjadi ruang refleksi spiritual bagi umat Buddha untuk terus menumbuhkan kebijaksanaan, cinta kasih, dan perdamaian dalam kehidupan bermasyarakat maupun berbangsa.
noname
noname
noname
noname
noname
noname
noname
noname

Share:

Komentar (0)

Belum ada Komentar.

Ubah Filter Konten
Informasi

Silakan Masuk dengan menggunakan aplikasi Android/IOS