News

Penyelengaraan Vaksinasi

KBI- Jakarta.  Di masa pandemi seperti saat ini, kita harus memiliki kekebalan tubuh yang bagus dan kuat. Sistem kekebalan tubuh memiliki peran yang penting dalam melindungi tubuh dari bakteri maupun virus. Jika sistem kekebalan tubuh lemah, tubuh tidak akan mampu melawan bakteri atau virus penyebab penyakit, termasuk virus Corona. Salah satu cara membentuk sistem kekebalan tubuh yang bagus dan kuat adalah dengan melakukan vaksinasi. Hingga saat ini, hasil akhir dari proses vaksinasi dapat membantu tubuh kita membentuk perlindungan terhadap virus corona. Dengan demikian, vaksinasi merupakan cara yang dianggap efektif dalam membantu memutus rantai penularan Covid-19.

Pada tanggal 19 – 20 Agustus 2021, Keluarga Buddhayana Indonesia bekerja sama dengan Puskesmas Kembangan, kembali menyelenggarakan Vaksinasi IV dengan jenis vaksin Astra Zeneca. Vaksinasi ini merupakan vaksinasi dosis kedua, dimana vaksinasi dosis pertama telah dilakukan pada bulan Mei dengan jenis vaksin yang sama. Vaksinasi dosis kedua ini  diselenggarakan di Prasadha Jinarakkhita dengan diikuti sekitar 430 peserta dari berbagai wilayah di DKI Jakarta. Vaksinasi ini dilakukan dengan menaati protokol kesehatan yang dianjurkan oleh pemerintah, seperti memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. 

Alur vaksinasi dosis kedua ini terdiri dari lima area, yaitu area tunggu, area registrasi, area screening, area vaksinasi dan area observasi. 
Adapun prosedur vaksinasi yang dilakukan adalah sebagai berikut:
1. Peserta yang datang diarahkan untuk mencuci tangan kemudian masuk ke area tunggu dan mengisi formulir vaksinasi / kartu kendali.
2. Peserta akan dipanggil sesuai nomor urut antrian untuk melakukan registrasi.
3. Peserta yang lolos registrasi dapat melanjutkan ke bagian tensi tubuh, cek suhu tubuh, dan screening. Pada bagian inilah yang menentukan apakah peserta dapat disuntik vaksin atau tidak. 
4. Peserta yang lolos pengecekan suhu tubuh, tensi tubuh, dan screening akan disuntik vaksin di area vaksinasi.
5. Setelah melakukan vaksinasi, peserta diarahkan ke area observasi untuk menunggu selama 15 menit. Tujuannya adalah untuk memastikan apakah ada atau tidaknya gejala setelah vaksinasi. Jika tidak terdapat gejala, peserta dapat mengambil kartu vaksinasi dan pulang ke rumah. Dengan demikian, pemberian vaksin dosis kedua telah selesai dilakukan