Event

PUJA BHAKTI Peringatan 19 Tahun Mendiang YA. Mahabhiksu Ashin Jinarakkhita

https://www.youtube.com/channel/UC87qtF1Y-Ya9yXl4zaqtKCQ  

 

 

Jadwal acara:

1. PUJA BHAKTI

08.00 – 09.00 : Puja Bhakti Theravada

09.00 – 09.30 : Puja Bhakti Vajrayana

10.00 – 11.30 : Puja Bhakti Mahayana

 

2. Pukul 14.00-16.00 WEBINAR “Testimoni Perjalanan Hidup Sang Pelopor Kebangkitan Agama Buddha Indonesia” dari:

 

1. Y.M. Nyanamaitri, Mahasthavira

2. Y.M. Nyanasuryanadi, Mahathera

3. Y.M. Aryakusalo, Mahathera

4. Y.M. Dharmavimala, Mahathera

5. Y.M. Khemacaro, Mahathera

6. Y.M. Sasanabodhi, Mahathera

7. Y.M. Nyanasila, Thera

8. Y.M. Lobsang Gyatso, Sthavira

 

MENGENANG  PERJUANGAN SANG PELOPOR (18 April 2021)

 

Senantiasa mengenang jasa-jasa Sang Pelopor menabur benih-benih Dharma di Nusantara, membuat kita merasa bersyukur dan berterima kasih saat ini kita umat Buddha Indonesia dapat merasakan indahnya Dhamma dan kebebasan beribadah di Negara Republik Indonesia. 

 

Y.A. Mahabiksu Ashin Jinarakkhita membangkitkan dan menggerakkan kembali roda Dharma yang telah mati suri ratusan tahun di Nusantara. 

Masa kejayaan Kerajaan Sriwijaya, Mataram Kuno dan Majapahit telah membawa Agama Buddha berkembang pesat di Nusantara. Nenek moyang bangsa Indonesia telah meninggalkan begitu banyak warisan candi megah bercorak Agama Buddha. Masa Kejayaan Kerajaan Majapahit berakhir di masa Raja Prabu Brawijaya V tahun 1478 dan mulai sejak itu meredup nya agama Buddha di Nusantara.

 

Setelah 500 tahun mati suri, Sang Pelopor Kebangkitan Agama Buddha Indonesia Y.A. Mahabiksu Ashin Jinarakkhita mulai menggerakkan roda Dharma. Di awal-awal Kemerdekaan Republik Indonesia, Beliau memimpin Upacara Tri Suci Waisak secara nasional di Candi Borobudur. 

Upacara tersebut  bertepatan dengan perayaan Buddha Jayanti dan 500 tahun berakhirnya kejayaan Kerajaan Majapahit.

 

Candi Borobudur kembali memancarkan aura kemegahannya. Setelah meredup dan ditinggalkan umatnya selama 500 tahun, alam pun turut bersuka cita menyambut kembali datangnya Sang Pelopor kebangkitan Agama Buddha Indonesia, Y.A. Mahabiksu Ashin Jinarakkhita.

 

MARILAH KITA SEMUA melanjutkan warisan spirit yang telah diteladani oleh Sang Pelopor.

">

UJA BHAKTI Peringatan 19 Tahun Mendiang YA. Mahabhiksu Ashin Jinarakkhita

 

Untuk melakukan Penghormatan Pada Jasa-Jasa Beliau, Marilah kita bersama-sama melakukan Puja Bhakti dalam rangka memperingati wafat nya Mendiang YA. Mahabhiksu Ashin Jinarakkhita pada hari Minggu tgl 18 April 2021 di rumah masing-masing melalui Youtube BuddhayanaTv Channel Live Streaming dari Vihara Sakyawanaram-Pacet- Cianjur (Puncak) Jawa Barat

 https://www.youtube.com/channel/UC87qtF1Y-Ya9yXl4zaqtKCQ  

 

Jadwal acara:

1. PUJA BHAKTI

08.00 – 09.00 : Puja Bhakti Theravada

09.00 – 09.30 : Puja Bhakti Vajrayana

10.00 – 11.30 : Puja Bhakti Mahayana

 

2. Pukul 14.00-16.00 WEBINAR “Testimoni Perjalanan Hidup Sang Pelopor Kebangkitan Agama Buddha Indonesia” dari:

 

1. Y.M. Nyanamaitri, Mahasthavira

2. Y.M. Nyanasuryanadi, Mahathera

3. Y.M. Aryakusalo, Mahathera

4. Y.M. Dharmavimala, Mahathera

5. Y.M. Khemacaro, Mahathera

6. Y.M. Sasanabodhi, Mahathera

7. Y.M. Nyanasila, Thera

8. Y.M. Lobsang Gyatso, Sthavira

 

MENGENANG  PERJUANGAN SANG PELOPOR (18 April 2021)

 

Senantiasa mengenang jasa-jasa Sang Pelopor menabur benih-benih Dharma di Nusantara, membuat kita merasa bersyukur dan berterima kasih saat ini kita umat Buddha Indonesia dapat merasakan indahnya Dhamma dan kebebasan beribadah di Negara Republik Indonesia. 

 

Y.A. Mahabiksu Ashin Jinarakkhita membangkitkan dan menggerakkan kembali roda Dharma yang telah mati suri ratusan tahun di Nusantara. 

Masa kejayaan Kerajaan Sriwijaya, Mataram Kuno dan Majapahit telah membawa Agama Buddha berkembang pesat di Nusantara. Nenek moyang bangsa Indonesia telah meninggalkan begitu banyak warisan candi megah bercorak Agama Buddha. Masa Kejayaan Kerajaan Majapahit berakhir di masa Raja Prabu Brawijaya V tahun 1478 dan mulai sejak itu meredup nya agama Buddha di Nusantara.

 

Setelah 500 tahun mati suri, Sang Pelopor Kebangkitan Agama Buddha Indonesia Y.A. Mahabiksu Ashin Jinarakkhita mulai menggerakkan roda Dharma. Di awal-awal Kemerdekaan Republik Indonesia, Beliau memimpin Upacara Tri Suci Waisak secara nasional di Candi Borobudur. 

Upacara tersebut  bertepatan dengan perayaan Buddha Jayanti dan 500 tahun berakhirnya kejayaan Kerajaan Majapahit.

 

Candi Borobudur kembali memancarkan aura kemegahannya. Setelah meredup dan ditinggalkan umatnya selama 500 tahun, alam pun turut bersuka cita menyambut kembali datangnya Sang Pelopor kebangkitan Agama Buddha Indonesia, Y.A. Mahabiksu Ashin Jinarakkhita.

 

MARILAH KITA SEMUA melanjutkan warisan spirit yang telah diteladani oleh Sang Pelopor.